TUTUNAN SHALAT HAJAT
![]() |
| tuntunan shalat hajat lengkap |
Pengertian
Salat Hajat (bahasa
Arab: صلاة
الحاجة)
adalah salat sunnat yang dilakukan seorang muslim saat memiliki hajat tertentu
dan ingin dikabulkan Allah. Salat Hajat dilakukan
antara 2 hingga 12 raka'at dengan salam di setiap 2 rakaat. Salat ini dapat
dilakukan kapan saja kecuali pada waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan shalat.
Shalat Hajat adalah shalat yang dikerjakan agar hajat (keinginan/kebutuhan)-nya dikabulkan Allah. Hajat yang dimaksudkan di sini adalah hajat yang dibenarkan syariat Islam, baik berupa perlindungan ataupun tercapainya maksud. Shalat hajat ini dikerjakan beberapa kali. Biasanya sampai 7 malam berturut-turut.
Waktu mengerjakan sholat hajat
Sedangkan waktu
pelaksanaannya boleh siang ataupun malam hari, asal bukan pada waktu-waktu
terlarang. Akan tetapi waktu yang paling baik adalah sepertiga malam yang
terakhir (antara pukul 01.00 WIB dan menjelang subuh) atau setiap selesai
shalat fardhu. ,kecuali pada waktu waktu yang diharamkan atau dilarang untuk
shalat.
Jumlah rekaat
Shalat Hajat sendiri dikerjakan minimal 2 raka’at dan maksimal sampai
dengan 12 (dua belas) raka’at dengan masing – masing dua raka’atnya satu
salam.
Bacaan niat sholat hajat
Niat dilakukan di dalam hati ketika sedang takbiratul ihram
(mengangkat tangan). Lafazh niat salat hajat:
أُصَلِّي سُنَّةَ
الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعاَلَى
Latin ;
Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillaahi ta’aala.
Artinya:
Latin ;
Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillaahi ta’aala.
Artinya:
“Aku
berniat salat hajat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Shalat hajat dalam pengerjaan sholat sunnah hajat,
dilakukan dengan 2 rekaat diakhiri dengan 1 salam, minimal dikerjakan 2 keraat
dan maksimal 12 rekaat yaitu 6 salam. proses pengerjaannya sama dengan
solat-sholat pada umumnya, namum ada beberapa bacaan khusus didalamnya. Berikut
adalah cara dalam melakukan sholat sunnah hajat .Adapun suratnya yang harus
dibaca surat apa saja yang dikehendaki. Akan tetapi sebaiknya dibaca surat
berikut:
1.
Pada rakaat pertama setelah
surat Al-Fatihah dibaca surat Al-Kaafirun 10 x (minimal 3x) , atau ayat kursi 3
x, dan pada rakaat kedua surat
Al-Ikhlash 3 kali.
2.
Pada rakaat kedua setelah surat
Al-Fatihah dibaca ayat kursi (1x) lalu membaca surat Al-Ikhlash 10 x (minimal 3x) kali.
3.
Pada rekaat kedua setelah membaya tasyahut ahir/tahiyat ahir,
tepetnya sebelum salam, sujud kembali dengan takbir
Catatan
jika melakukan sholat hanya 2 rekaat, maka di rekaat ke 2 sebelum salam sujut kembali dengan membaca bacaan di bawah ini.
jika melakukan sholat 6 rekaat, maka bacaan berikut di baca di hari rekaat yaitu pada saat rekaat ke enam, jaid pada rekaat ke 2,4 tidak perlu, hanya di akhirnya saja,
dan seterusnya...
Berikut membaca ketika sujud setelah atahiyat akhir ;
jika melakukan sholat hanya 2 rekaat, maka di rekaat ke 2 sebelum salam sujut kembali dengan membaca bacaan di bawah ini.
jika melakukan sholat 6 rekaat, maka bacaan berikut di baca di hari rekaat yaitu pada saat rekaat ke enam, jaid pada rekaat ke 2,4 tidak perlu, hanya di akhirnya saja,
dan seterusnya...
Berikut membaca ketika sujud setelah atahiyat akhir ;
- Tasbih (10x)
subhanallah walhamdulillah walailahaillallah wallahuakbar
Artinya ;
Artinya ;
Maha suci Allah dan segala
puji bagi-Nya, dan tiada tuhan selain Allah, dan Allah yang Maha besar.
- Sholawat (10x)
Allahumma shalli 'ala
sayyidinaa Muhammad, wa 'ala 'ali sayyidina muhammad.
Artinya ;
Artinya ;
"Ya Allah! Limpahkanlah rahmat, kasih sayang kepada
Nabi Muhammad dan keluarganya
- Doa mohon ampun (10x)
Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar"
Artinya ;
("Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".) QS. Al Baqoroh 201.
4.
Setelah membaca doa tersebut, mintakan apa yang menjadi hajat,
keinginan kita dengan bersungguh sunggu, dan penuh pengharapan, (permohonannya
cukup disebut dalam hati).Lanjut bangkit dari sujud sambil bertakbir, kemudian
memberi salam.
Ayat & Hadits rosululloh
Hukum mengerjakan shalat sunnat
hajat adalah sunnat Mu’akkad, maksudnya yaitu sunnat yang sangat dianjurkan
untuk dikerjakan bagi orang yang membutuhkannya. Seperti yang telah dijelaskan
didalam firman Allah SWT yang artinya sebagai berikut :
“Wahai orang-orang yang
beriman mohonlah pertolongan (kepada ALLAH) dengan sabar dan sholat, karena
sesungguhnya Allah bersama-sama dengan orang yang sabar (QS. Al Baqarah : 153)
Hadits Rasulullah SAW terkait salat hajat antara lain :
1. "Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian salat dua rakaat
(Salat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat
atau lambat" ( HR.Ahmad )
2. “Barangsiapa yang memunyai kebutuhan (hajat) kepada Allah atau salah
seorang manusia dari anak-cucu adam, maka wudhulah dengan sebaik-baik wudhu.
Kemudian salat dua rakaat (salat Hajat), lalu memuji kepada Allah, mengucapkan
salawat kepada Nabi. Setelah itu, mengucapkan “Laa illah illallohul haliimul
kariimu, subhaana.... (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
3. Diriwayatkan dari Abu Sirah an-Nakh’iy, dia berkata, “Seorang laki-laki
menempuh perjalanan dari Yaman. Di tengah perjalan keledainya mati, lalu dia
mengambil wudhu kemudian salat dua rakaat, setelah itu berdoa. Dia mengucapkan,
“Ya Allah, sesungguhnya saya datang dari negeri yang sangat jauh guna berjuang
di jalan-Mu dan mencari ridha-Mu. Saya bersaksi bahwasanya Engkau menghidupkan
makhluk yang mati dan membangkitkan manusia dari kuburnya, janganlah Engkau
jadikan saya berhutang budi terhadap seseorang pada hari ini. Pada hari ini
saya memohon kepada Engkau supaya membangkitkan keledaiku yang telah mati ini.”
Maka, keledai itu bangun seketika, lalu mengibaskan kedua telinganya.” (HR
Baihaqi; ia mengatakan, sanad cerita ini shahih)
4.
Ada seorang yang buta
matanya menemui Nabi saw, lalu ia mengatakan, “Sesungguhnya saya mendapatkan
musibah pada mata saya, maka berdoalah kepada Allah (untuk) kesembuhanku.” Maka
Nabi saw bersabda, “Pergilah, lalu berwudhu, kemudian salatlah dua rakaat
(salat hajat). Setelah itu, berdoalah....” Dalam waktu yang singkat, laki-laki
itu terlihat kembali seperti ia tidak pernah buta matanya.” Kemudian Rasulullah
saw bersabda, “Jika kamu memiliki kebutuhan (hajat), maka lakukanlah seperti
itu (salat hajat).” (HR Tirmidzi)
Bacaan dzikir dan doa setelah sholat hajat.
Membaca istighfar (100x)
Astaghfirullahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi
Artinya ;
Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.
Bisa juga membaca sayyidul Istighfar
"Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuua laa yaghfirudz dzunuuba illa anta"
Artinya ;
”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada
sesembahan yang haq kecuali Engkau,Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah
hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu dan akan menjalankannya dengan
semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku
perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku
pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa
kecuali Engkau”
Membaca Sholawat (100x)
Allahumma shalli 'ala sayyidinaa Muhammad, wa 'ala 'ali sayyidina muhammad.
Artinya ;
"Ya Allah!
Limpahkanlah rahmat, kasih sayang kepada Nabi Muhammad dan keluarganya
Membaca doa sesudah
solat hajat
Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim.
Alhamdu
lillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaari
rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birri wassalaamata
ming kulli itsmin Laa tada’ lii dzamban illa ghofartahu walaa hamman illaa
farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar
roohimiin.
Artinya :

Komentar
Posting Komentar