TUNTUNAN SHALAT TASBIH



TUNTUNAN SHALAT TASBIH

 

 

tuntunan shalat tasbih
tuntunan shalat tasbih

 


Shalat sunnah tasbih ialah shalat yang sebagaimana di ajarkan oleh Rosulullah SWA, kepada Pamannya Sayyidina Abbas Abdul Muthalih.
Wahai Abbas pamanku, Aku ingin memberikan padamu, aku benar-benar mencintaimu, aku ingin engkau melakukan sepuluh sifat jika engkau melakukannya Allah akan mengampuni dosamu, baik yang pertama dan terakhir, yang terdahulu dan yang baru, yang tidak sengaja maupun yang disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersembunyi maupun yang terang-terangan. Sepuluh sifat adalah: Engkau melaksankan shalat empat rakaat; engkau baca dalam setiap rakaat Al-Fatiha dan surat, apabila engkau selesai membacanya di rakaat pertama dan engkau masih berdiri, mka ucapkanlah: Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar 15 kali, Kemudian ruku'lah dan bacalah do'a tersebut 10 kali ketika sedang ruku, kemudian sujudlah dan bacalah do'a tersebut 10 kali ketika sujud, kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali kemudian sujudlah dan bacalah 10 kali kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali. Itulah 75 kali dalam setiap rakaat, dan lakukanlah hal tersebut pada empat rakaat. Jika engkau sanggup untuk melakukannya satu kali dalam setiap hari, maka lakukanlah, jika tidak, maka lakukanlah satu kali seminggu, jika tidak maka lakukanlah sebulan sekali, jika tidak maka lakukanlah sekali dalam setahun dan jika tidak maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu" (HR Abu Daud 2/67-68)”
Shalat tasbih ini di anjurkan mengamalkannya, kalau bisa tiap tiap malam, kalau tidak bisa tiap malam, maka sekali seminggu, kalau juga tak sanggup sekali seminggu, dapat juga di lakukan sebulan sekali atau setahun sekali, dan kalau tidak bisa sekali setahun, setidak tidaknya sekali seumur hidup.

Cara sholat tasbih sebagai berikut:
1.      Berdiri lurus menghadap kiblat, lalu membaca lafazh niatnya “Ushallii sunnatat-tasbihi rak’ataini lillahi ta’aalaa. Allahu Akbar”
2.      Niat shalat sunat tasbih 2 rakaat :
"Ushallii sunnatat tasbiihi rak'ataini lillaahi ta'aalaa."
Niat shalat sunat tasbih 4 rakaat :
"Ushallii sunnatat tasbiihi arba'a raka'aatil lillaahi ta'aalaa.
3.  Kemudian takbiratul ihram, membaca doa Iftitah, dilanjutkan membaca surat Al-Fatihah kemudian membaca surat Al-Kafiruun (pada rakaat pertama) dan surat Alikhlas (pada rakaat kedua), setelah selesai membaca surat, dilanjutkan membaca tasbih sebanyak 15 kali. yaitu:“Subhaanallaahi wal-hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu walaahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil-‘aliyyil-azhiim”
4.  Kemudian rukuk, dan setelah membaca tasbih rukuk seperti biasa, lalu membaca pula tasbih seperti tersebut di atas 10 kali, kemudian ‘itidal
5.    Setelah tahmid i’tidal (membaca doa i’tidal seperti biasa) setelah itu membaca pula tasbih seperti tersebut di atas 10 kali,lantas sujud.
6.  Di waktu sujud membaca tasbih sujud seperti biasa, kemudian membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali, lalu duduk di antara dua sujud.
7.  Setelah selesai membaca doa duduk antara dua sujud, lantas membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali,kemudian sujud ke dua.
8.   Pada sujud ke dua setelah selesai membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali,lantas sebelum berdiri ke raka’atkedua kita hendaknya “duduk istirahat”lalu sambil duduk istirahat itu kita membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali

Demikianlah kita lakukan pada raka’at pertama ini, yang apabila kita hitung seluruh bacaan tasbihnya berjumlah 75 kali tasbih, dan 75 x 4 raka’at = 300 tasbih
Untuk lebih jelasnya kita nyatakan sebagai berikut:
1.      Setelah selesai membaca surat pada raka’at pertama sambil berdiri membaca tasbihb 15 kali
2.      Waktu rukukmembaca tasbih 10 kali
3.      Waktu i’tidal membaca tasbih 10 kali
4.      Waktu sujud membaca tasbih 10 kali
5.      Waktu duduk diantara dua sujud membaca tasbih 10 kali
6.      Waktu sujud kedua membaca tasbih 10 kali
7.      Waktu duduk istirahat hendak berdiri membaca tasbih 10 kali

Doa Setelah Shalat Tasbih


doa setelah shalat tasbih
doa setelah shalat tasbih
 
Waktu Sholat Tasbih
Sholat tasbih bisa dilakukan kapan saja, asalkan jangan pada waktu-waktu terlarang seperti saat tergelincir matahari (sesudah sholat subuh atau sebelum zuhur) dan saat terbenam matahari (sesudah sholat ashar). Selain dari waktu tersebut boleh dikerjakan sholat tasbih kapan saja dengan ketentuan sebagai berikut:
1.  Jika melakukan sholat tasbih disiang hari hendaklah dikerjakaan 4 raka’at dengan satu salam.
2.   Jika melakukan sholat tasbih pada malam hari, hendaklah emapat raka’at itu dijadikan dua salam.
3.   Shalat tasbih tidak disunatkan untuk berjamaah.

Semoga bermanfaat serta bisa mengamalkannya dan kami mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan. Terima kasih

Komentar